Webinar Pemanfaatan Domain dan Website Untuk Percepatan Digitalisasi

PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) dan KEMENKOMINFO (Kementerian Komunikasi dan Informatika) menyelenggarakan webinar (Web dan Seminar) bertajuk “Pemanfaatan Domain dan Website Untuk Percepatan Digitalisasi” pada hari Kamis, 10 Desember 2020 pukul 14.00 s.d. 16.00 WIB.
Webinar ini menghadirkan lima pembicara yaitu Wakil Juru Bicara KEMENKOMINFO, Dewi Meisari Haryanti, CRO (Chief Registry Operator) PANDI, Muhammad Shidiq Purnama, Direktur Pendidikan VOX Populi Institute Indonesia, Indra Charismiadji, Praktisi Pendidikan, Anastasya Putri, Influencer, Tatha Yank dan dipandu oleh Public and Government Relations PANDI, Bernhart Farras sebagai moderator.
Dewi Meisari Haryanti selaku Wakil Juru Bicara KEMENKOMINFO mengatakan bahwa pemerintah saat ini sedang aktif mendorong pengembangan teknologi untuk mendukung lahirnya ragam inovasi nasional.
“Pemerintah saat ini sudah tidak lagi memposisikan diri sebagai regulator, tapi juga sebagai fasilitator yang mewadahi kolaborasi antar platform, maupun antara platform pemerintah,” ujarnya.
Di sisi lain, Shidiq Purnama selaku CRO PANDI menjelaskan mengenai pemanfaatan domain .id sebagai media branding di internet dimana sekarang domain dan website akan sangat membantu untuk meningkatkan branding personal maupun perusahaan. Dengan menggunakan domain dan website juga dapat meningkatkan branding karena dapat menjangkau target pasar yang luas.
Direktur Pendidikan VOX Populi Institute Indonesia, Indra Charismiadji lebih menekankan mengenai era transformasi digital dalam dunia pendidikan dengan menjelaskan 8 keterampilan yang harus dimiliki oleh masyarakat pada jaman sekarang untuk meningkatkan SDM (Sumber Daya Manusia) yang ada.
“Sedikit sekali sekolah dan universitas yang sudah menggunakan website dan domain, jika ada kampus yang tidak memanfaatkan fasilitas domain bagaimana mereka dapat menjalankan PJJ (Pendidikan Jarak Jauh) dengan baik,” ujar Indra melihat kondisi penggunaan website dan domain di jaman sekarang.
Sedangkan Annisa Putri lebih menjelaskan bagaimana cara berdaptasi pembelajaran jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Salah satu metode yang dapat diterapkan merupakan blended learning yaitu metode yang menggunakan dua pendekatan sekaligus. Metode ini menggunakan sistem daring sekaligus tatap muka melalui video conference.
“Sekarang sudah 100% menjadi blended learning dimana itu merupakan tantangan tetapi kita sudah tidak lagi kesulitan karena kita sudah memiliki platformnya sehingga tinggal menyesuaikan materinya yang kemudian diberikan ke mahasiswa,” cetusnya.
Tatha Yank lebih menekankan mengenai apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan personal branding dimana kita harus mengetahui kita harus mengetahui diri kita sendiri terlebih dahulu, mengetahui tujuan, dan siapa audiens yang ditargetkan. Media yang digunakan pun bisa melewati sosial media serta website.
Acara ini merupakan rangkaian ke-4 dari kerjasama PANDI dan KEMENKOMINFO.
Baca juga
UJI PUBLIK (OPEN PUBLIC ACCEPTANCE) PENGEMBANGAN KEBIJAKAN NAMA DOMAIN 6 Juli – 6 Agustus 2026
PENGUMUMAN PUBLIK Nomor: 4026.016.018/1280/E.2/VII/2026 PERMINTAAN MASUKAN ATAS UJI PUBLIK ( OPEN PUBLIC ACCEPTANCE ) PENGEMBANGAN KEBIJAKAN NAMA DOMAIN Masa Uji Publik: 6 Juli – 6 Agustus 2026 Pengembangan Kebijakan Nama Domain yang dilakukan melalui Forum M…
SelengkapnyaPengumuman Publik Tentang Aplikasi Penyelesaian Perselisihan Nama Domain (PPND)
PENGUMUMAN PUBLIK Nomor: 4026.016.017/1230/E.3/VI/2026 Tentang Aplikasi Penyelesaian Perselisihan Nama Domain (PPND) Penyelesaian Perselisihan Nama Domain (PPND) merupakan implementasi dari salah satu fungsi yang diamanatkan dalam perundang-undangan kepada Pe…
SelengkapnyaPengumuman Pemenang Tender Pengadaan Perangkat Firewall dan Renewal
PENGUMUMAN PEMENANG TENDER Nomor : 4025.010.226/1100/1300/E/V/2026 Untuk Pengadaan : PERANGKAT FIREWALL DAN RENEWAL Sehubungan dengan diadakannya pengumuman untuk Pengadaan Perangkat Firewall dan Renewal Lisensi Firewall, sebagaimana yang diumumkan dalam peng…
Selengkapnya