PANDI Dorong Akasara Lontara Bugis Go Digital, Siapkan Langkah ke ICANN

Makassar, 30 September 2026 – Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) bersama Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin (FIB Unhas) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Label Generation Rules (LGR) dan Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) Aksara Lontara Bugis di Universitas Hasanuddin, Makassar.
FGD menghasilkan kesepakatan terhadap Proposal LGR dan RSNI Aksara Lontara Bugis. Proposal LGR selanjutnya akan disempurnakan untuk dipersiapkan menuju pengajuan kepada ICANN, sementara RSNI akan dilanjutkan melalui proses standardisasi untuk diajukan kepada Badan Standardisasi Nasional (BSN).
Wakil Ketua Dewan Pengurus PANDI, Andi Muhammad Natsir Amal (AMNA), mengatakan digitalisasi Aksara Lontara Bugis penting untuk memastikan aksara tersebut tetap dikenal dan digunakan oleh generasi mendatang.
“Kita perlu menjaga bahasa dan keberaksaraan Lontara Bugis sekaligus memastikan generasi muda tetap mengenalnya. Di balik Aksara Lontaraq terdapat filosofi hidup, sehingga ketika aksara ini masuk ke dunia digital, nilai dan karakter budayanya juga harus tetap dijaga,” ujar AMNA.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Andi Muhammad Akhmar, S.S., M.Hum., menilai ruang digital dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk berinteraksi dan berkarya menggunakan Aksara Lontara Bugis.
“Kehadiran Aksara Lontara Bugis di ruang digital menjadi sangat penting karena membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi seluruh generasi. Digitalisasi harus menjadi sarana agar aksara ini tetap digunakan untuk menuliskan gagasan, pengetahuan, dan karya di masa kini,” ujarnya.
FGD melibatkan PANDI, akademisi, pakar bahasa, linguistik, filologi, sastra dan budaya, serta praktisi dan komunitas Aksara Lontara Bugis. Dalam pembahasan RSNI, peserta mendiskusikan standardisasi font dan tata letak keyboard Aksara Lontara Bugis, termasuk kesesuaian karakter dengan Unicode, bentuk karakter, kemudahan penggunaan keyboard, serta penerapannya pada berbagai perangkat dan aplikasi digital. Peserta juga mencoba dan memberikan masukan terhadap rancangan tata letak keyboard yang telah disiapkan.
Sementara itu, pembahasan LGR difokuskan pada karakter dan aturan pembentukan label Aksara Lontara Bugis yang dapat digunakan dalam sistem nama domain. Penyusunannya mempertimbangkan aspek teknis sekaligus kaidah bahasa dan budaya. Diskusi juga menegaskan bahwa digitalisasi bukan untuk mengubah karakter Aksara Lontara Bugis, melainkan menyediakan sarana agar aksara tersebut dapat terus digunakan dan berkembang seiring kemajuan teknologi.
Melalui kesepakatan ini, PANDI bersama para pemangku kepentingan mendorong hadirnya standar teknis yang mendukung penggunaan Aksara Lontara Bugis secara lebih luas pada nama domain, perangkat digital, aplikasi, situs web, serta berbagai bentuk konten digital.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi Aksara Lontara Bugis tidak hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem digital masa depan.
Tentang PANDI
Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) merupakan Registri Nama Domain Tingkat Tinggi Indonesia yang mengelola domain .id. PANDI berperan dalam pengembangan ekosistem nama domain .id serta mendukung tata kelola internet yang aman, stabil, dan terpercaya. PANDI adalah sebuah organisasi yang terdiri dari keanggotaan pemegang kepentingan dari perwakilan Pemerintah, Industri Internet, dan Akademika. Jumlah .id telah tumbuh sebagai Domain Tingkat Tinggi Kode Negara tertinggi di Asia Tenggara dengan jumlah 1.431.960 Nama Domain terdaftar di 31 Desember 2025. Nama Domain .id merepresentasikan Indonesia, Identitas, dan Ide. Dalam tata kelola Nama Domain .id, PANDI menyelenggarakan Penyelesaian Perselisihan Nama Domain (PPND) sebagaimana diatur dalam perundang-undangan.
Kontak Media:
Rangga Danusa
Marketing Communication & Public Relation Manager PANDI
rangga@pandi.id
0819 0109 2006
Baca juga

ICANN87 Hadirkan Komunitas Internet Dunia di Bali
Bali, 19 Oktober 2026 – Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) menggelar Pertemuan Umum Tahunan ( Annual General Meeting/AGM ) 2026 di Bali pada 17–22 Oktober 2026. Pertemuan bertajuk ICANN87 ini mempertemukan komunitas internet dari berb…
Selengkapnya
Aksara Nusantara Makin Diakui Global, Jawa hingga Pegon, Jawi, Serang dan Buri Wolio Masuk Tahap Penting Digitalisasi
Jakarta, 5 Oktober 2026 — Upaya menghadirkan aksara Nusantara di ruang digital global terus menunjukkan perkembangan. Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) telah menerbitkan Second-Level Reference Label Generation Rules (LGR) untuk Aksar…
Selengkapnya
Tingkatkan Peran di Ekosistem, PANDI Inisiasi AI SIRT untuk Tangani Abuse AI dan Bangun Analitik.id
JAKARTA, 2 October 2026 — Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) berkomitmen untuk melakukan transformasi organisasi demi memberikan dampak yang lebih luas dan bermakna bagi ekosistem digital Indonesia. Tidak lagi hanya berkutat pada urusan teknis d…
Selengkapnya