PANDI Perkuat Literasi Digital Mahasiswa Melalui Kuliah Umum dan Workshop Teknis di IT Del

Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) menyelenggarakan rangkaian kuliah umum dan workshop pada 25-26 Februari 2026 di Institut Teknologi Del, Sumatera Utara sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam memperkuat literasi digital dan ketahanan infrastruktur internet nasional. Kegiatan ini menghadiran pimpinan akademik dan juga mitra industri digital dengan fokus pada transformasi digital di era Society 5.0, pembangunan platform digital berbasis domain .id, serta pengelolaan Domain Name System (DNS). Inisiatif ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa agar tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga memahami tata kelola dan keamanan sistem digital secara komprehensif.
Kuliah umum bertema “Transformasi Digital di Era Society 5.0” menjadi pembuka rangkaian kegiatan dengan menghadirkan Dr. Mariana Simanjuntak selaku Wakil Rektor II IT Del dan Prof.Yudho Giri Sucahyo selaku Dewan Pengurus PANDI. Materi yang disampaikan mencakup dinamika transformasi digital dalam Pendidikan tinggi, kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi disrupsi teknologi, serta pentingnya penguatan ekosistem domain .id sebagai bagian dari kedaulatan digital Indonesia.
Sebagai bentuk implementasi literasi digital berbasis praktik, kegiatan dilanjutkan dengan Workshop Pembuatan Platform Digital dengan Domain .id yang diisi oleh salah satu registrar PANDI. Sesi ini membekali peserta dengan pemahaman mengenai domain dan hosting, pengelolaan DNS record, optimalisasi mesin pencari (SEO), serta pemanfaatan website builder untuk membangun situs profesional secara efisien dan terintegrasi. Mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam membangun identitas digital yang kredibel dan aman.
Pada hari kedua, trainer dari PANDI juga turut mengisi sesi workshop DNS untuk memperdalam aspek teknis terkait manajemen domain .id, konfigurasi DNS dan DNSSEC, serta prinsip keamanan sistem penamaan domain. Penguatan pemahaman terhadap infrastruktur internet ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran mahasiswa terhadap perlindungan layanan digital dari potensi ancaman siber.
Melalui rangkaian kegiatan ini, PANDI menegaskan komitmennya dalam memperkuat literasi digital sebagai bagian dari tanggung jawabnya sebagai pengelola nama domain. Dalam menjalankan peran tersebut, PANDI turut peduli dan berkontribusi sebagai penggerak peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya di lingkungan perguruan tinggi, guna mendorong tata kelola internet yang aman, andal, dan berkelanjutan. Kolaborasi dengan institusi Pendidikan diharapkan dapat memperluas pemahaman generasi muda terhadap pentingnya kedaulatan digital serta penguatan ekosistem internet nasional.
Baca juga

ICANN87 Hadirkan Komunitas Internet Dunia di Bali
Bali, 19 Oktober 2026 – Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) menggelar Pertemuan Umum Tahunan ( Annual General Meeting/AGM ) 2026 di Bali pada 17–22 Oktober 2026. Pertemuan bertajuk ICANN87 ini mempertemukan komunitas internet dari berb…
Selengkapnya
Aksara Nusantara Makin Diakui Global, Jawa hingga Pegon, Jawi, Serang dan Buri Wolio Masuk Tahap Penting Digitalisasi
Jakarta, 5 Oktober 2026 — Upaya menghadirkan aksara Nusantara di ruang digital global terus menunjukkan perkembangan. Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) telah menerbitkan Second-Level Reference Label Generation Rules (LGR) untuk Aksar…
Selengkapnya
Tingkatkan Peran di Ekosistem, PANDI Inisiasi AI SIRT untuk Tangani Abuse AI dan Bangun Analitik.id
JAKARTA, 2 October 2026 — Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) berkomitmen untuk melakukan transformasi organisasi demi memberikan dampak yang lebih luas dan bermakna bagi ekosistem digital Indonesia. Tidak lagi hanya berkutat pada urusan teknis d…
Selengkapnya